Kai Havertz Cetak Gol Tunggal, Chelsea Juara Champions League 2020/21!

  • Whatsapp

Kai Havertz menjadi sosok penentu kemenangan Chelsea atas Manchester City dalam final Champions League 2020/21 yang berlangsung pada Minggu (30/5) dini hari tadi.

Chelsea sukses meraih gelar kedua Champions League mereka setelah menang dengan skor tipis 1-0 ketika menghadapi Manchester City di Estadio do Dragao. Gol tunggal Chelsea dicetak oleh rekrutan anyar sekaligus termahal mereka pada musim panas tahun lalu, Kai Havertz di babak pertama.

Kemenangan ini sangat mengobati kesedihan mereka setelah beberapa waktu lalu gagal di final FA Cup karena kalah dari Leicester City. Gelar ini merupakan yang kedua bagi tim berjuluk The Blues itu, setelah mereka meraih trofi perdana kompetisi tersebut di musim 2011/12.

Dalam pertandingan tersebut, Chelsea sebenarnya hanya memanfaatkan sedikit peluang yang tercipta dari kesalahan-kesalahan kecil yang dibuat oleh Manchester City. Kesalahan yang dilakukan berulang kali oleh para pemain Manchester City membuat Chelsea akhirnya sukses mencetak gol di babak pertama lewat Kai Havertz.

Chelsea sebenarnya kalah dominasi dari Manchester City yang mengumpulkan 60 persen lebih penguasaan bola. Akan tetapi, The Blues berhasil melepaskan lebih banyak tembakan ke gawang Manchester City hingga akhirnya berhasil menceploskan satu gol penentu kemenangan.

Banyak rekor yang tercipta dalam pertandingan ini, baik untuk para pemain maupun Thomas Tuchel yang baru menangani Chelsea kurang dari setahun. Yang pertama adalah Christian Pulisic, pemain pertama asal Amerika Serikat yang sukses menjuarai Champions League.

Di pertandingan itu Christian Pulisic bermain selama 24 menit karena ia baru masuk di menit 66 menggantikan Timo Werner. Meskipun begitu, ia tampil baik karena berhasil membantu Chelsea ketika melakukan serangan maupun bertahan.

Pemain yang memecahkan rekor baru lainnya adalah Edouard Mendy, kiper yang musim ini mengoleksi sembilan cleansheet pada musim perdananya di Champions League. Kiper berusia 22 tahun itu menjadi salah satu dari tiga kiper yang sukses mencatatkan sembilan cleansheet di musim pertamanya di Champions League setelah Keylor Navas dan Santiago Canizares.

Terakhir ada Thomas Tuchel yang menjadi pelatih ketiga asal Jerman yang menjuarai Champions League dalam tiga musim terakhir. Ia mengikuti rekam jejak manajer Liverpool, Jurgen Klopp yang berhasil membawa timnya juara Champions League setelah di musim sebelumnya hanya mampu membawa timnya mencapai partai final.

Kesuksesan Chelsea musim ini menjadi pelipur lara bagi para penggemar maupun para pemain. Sebab musim ini mereka hanya menempati peringkat keempat di Premier League setelah mengawali awal musim yang sulit dibawah kepemimpinan Frank Lampard.

Kemenangan The Blues tersebut membuat mereka akan menghadapi Villarreal sebagai juara Europa League 2020/21 dalam pertandingan UEFA Super Cup yang bakal berlangsung pada 11 Agustus mendatang di Windsor Park, Irlandia Utara. Thomas Tuchel selaku manajer Chelsea tentu berharap bisa memenangkan laga tersebut, agar dirinya bisa membawa pulang trofi kedua ke Stamford Bridge tahun ini.



Source by [author_name]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *