Kisah Pidato Messi, Air Mata Alba atas Kekalahan Barca di Anfield 2019

  • Whatsapp
Sevilla


“Liga Champions selalu menyisakan kisah-kisah tersembunyi yang menarik.”

GOAL.MY.ID – Comeback Liverpool yang luar biasa melawan Barcelona di semifinal Liga Champions 2019 akan hidup lama dalam ingatan siapa pun yang menyaksikannya. Setelah Barcelona menang 3-0 di Camp Nou, rasanya butuh keajaiban bagi Liverpool untuk melaju ke final.

The Reds bermain di leg kedua di Anfield dengan kepercayaan diri yang membuncah. Dan terbukti mereka akan mengejutkan lawan berat dari La Liga itu dengan gol-gol yang benar-benar berkesan. Mula-mula Divock Origi memberi Liverpool keunggulan 1-0 di babak pertama.

Gol cepat Georginio Wijnaldum di babak kedua menaikkan gairah bermain pasukan Jurgen Klopp, sebelum akhirnya gol kedua Origi di malam itu datang dari tendangan sudut cerdik yang diambil Trent Alexander-Arnold. Gol tandukan yang membenamkan kepala pemain-pemain Barcelona. Sebuah comeback yang luar biasa.

Dan ngomong-ngomong soal hal itu. Berkat film dokumenter berjudul ‘Matchday’, yang ditayangkan di Rakuten TV, para penggemar sepak bola diberi kesempatan untuk melihat bagaimana para pemain Barcelona berakting sebelum, selama, dan setelah pertandingan.

Hampir dua tahun setelah hari bersejarah itu di Anfield, kami mencoba mengingat beberapa pemandangan di dalam ruang ganti Barcelona di hari itu.

Dalam video dilihatkan bagimana Messi memberi sebuah kata penyemangat, semacam pidato sebelum pertandingan. Messi tak ingin lagi kegagalan yang sama dimana pada tahun sebelumnya Barcelona dikejutkan oleh Roma di perempat final Liga Champions, dengan gol telat dari Kostas Manolas yang membuat Barca tersingkir.

Lionel Messi ingin agar sejarah tidak terulang kembali. “Ayo semuanya.Kita tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan ini, oke?”

β€œBerikan segalanya, sekarang kita ada di sini,” ucap Messi lagi.

β€œKami harus memulai dengan kuat. Ingat, Roma adalah kesalahan kita. Tidak ada orang lain.”

Air Mata Alba

Setelah laga berjalan, kita tahu, pidato Messi cuman jadi angin. Dan Jordi Alba yang merasa bersalah atas gol awal Origi jelas masih memikirkan momen itu. Saat jeda laga Alba menangis dan harus dihibur oleh seorang anggota staf Barca.

Situasi di Ruang Ganti

Setelah situasi makin keruh, para pemain Barca tampak putus asa di ruang ganti.
Alba menggelengkan kepalanya, Philippe Coutinho memegangi tangannya, Sergio Busquets terlihat sangat sedih dan Gerard Pique hanya menatap ke luar.

Para pemain Barcelona akan merasa lebih buruk ketika mereka menyaksikan Liverpool mengangkat trofi beberapa minggu kemudian.

Liverpool tidak dalam kondisi terbaiknya tetapi masih berhasil mengalahkan Tottenham 2-0 di Madrid. Dan Barca belum berhasil mencapai semifinal kompetisi sejak tersingkir dari Liverpool tepat dua tahun yang lalu.



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *