Momen yang Disebut VAR Telah Mematikan Sepakbola

  • Whatsapp
Manchester City


“Tepatnya terjadi pada perempat final Liga Champions 2019 GOAL.MY.ID Manchester City melawan Tottenham Hotspur.”

GOAL.MY.ID – Keberadaan VAR memang menimbulkan banyak kemudahan bagi juru adil di lapangan, tapi keputusan-keputusan yang diambil berdasarkan VAR tak jarang juga membuat para pemain, pihak klub, dan bahkan suporter jadi geram.

Untuk memastikan kalimat di atas, kita bisa kembali pada bulan April 2019, dalam laga perempat final Liga Champions yang digelar di Etihad Stadium melawan Tottenham, yang disesaki suporter. Ketika itu Manchester City mengira mereka telah merebut kemenangan ketika Raheem Sterling mencetak gol pada menit ke-92 untuk menjadikan skor 5-4 secara agregat.

Setelah menyamakan kedudukan menjadi 4-4 dan kemudian mencetak gol, tampaknya pertandingan semifinal melawan Ajax akan segera terjadi.

Dan Pep Guardiola ikut berselebrasi, dengan berlari di pinggir lapangan saat para penggemar City merayakan salah satu momen paling luar biasa dalam sejarah klub mereka itu

Namun kegembiraan itu batal, ketika dalam tayangan ulang, VAR memutuskan bahwa Sergio Aguero berada dalam posisi offside.

Seketika suara gemuruh berganti hening tak percaya hanya dalam hitungan detik saja. Bertolak dari momen itu, seorang penggemar sepak bola mengklaim bahwa gol Raheem Sterling yang dianulir di perempat final Liga Champions 2019 adalah momen tepat untuk menyebut ‘sepak bola telah mati’.

Meskipun sudah hampir dua tahun sejak City tersingkir dalam situasi yang paling tidak mengenakkan, para penggemar masih terus bergolak, membicarakan dan tak terima. Faktanya, pengguna Twitter @SerMM91 mengaku belum merayakan gol sejak itu. Sebuah rasa perih yang nyata.

Beberapa saat setelah Sterling mencetak gol, seorang penggemar Manchester City meninggalkan lapangan lebih awal setelah kelewat percaya bahwa klub kesayangannya telah lolos ke babak semifinal ; tapi Ia keluar hanya untuk diberitahu oleh seorang reporter bahwa gol tersebut tidak sah. Sungguh ironis.

“Mengapa saya kecewa? Kami menang,” kata pendukung dalam wawancara, yang viral setelah itu.

VAR memang kejam dan setiap orang di luar pihak City, terutama para fans agaknya menikmati betul ketika para penggemar City yang berubah dari raut gembira menjadi kempis dalam sekejap.

Adegan itu direplikasi awal bulan ini ketika Chelsea mengira mereka akan menyamakan kedudukan di final Piala FA melawan Leicester City, tapi itu cuma khayalan karena Ben Chilwell dinyatakan offside oleh VAR.



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *