Stadion Jauh Jadi Siksaan di Grup A Euro 2020, Gareth Bale Harus Pindah Markas

  • Whatsapp
Stadion Jauh Jadi Siksaan di Grup A Euro 2020, Gareth Bale Harus Pindah Markas


Gila Bola – Wales, Turki, Swiss dan Italia yang kebagian masuk Grup A Euro 2020 boleh merasa mendapatkan siksaan dengan satu stadion berlokasi 12 jam 20 menit jauhnya naik pesawat dari Cardiff City, Wales. Di mana itu?

Olympic Stadium di Baku, Azerbaijan terletak paling timur dari 11 stadion yang menjadi tuan rumah Euro 2020. Saking jauhnya lokasi ini Gareth Bale dan rekan-rekannya merasa mustahil bolak balik 12 jam 20 menit menggunakan pesawat dan memutuskan memindahkan home base skuad berjuluk The Dragons itu ke Baku.

Selain mereka, Turki juga memindahkan markas latihannya selama Euro 2020 ke Azerbaijan. Namun dua tim lain di Grup A Euro 2020 ini memilih bermarkas di Italia: Swiss di Rome dan Italia di Coverciano, Florence.

Sejak awal UEFA memang menargetkan bahwa Euro 2020 akan dilangsungkan di 11 lokasi terpisah di seantero Eropa. Untuk Grup A di Baku Azerbaijan dan Rome Italia. Grup B di Saint Peterburg Rusia dan Copenhagen Denmark. Grup C Amsterdam Belanda dan Bucharest Rumania. Grup D di London Inggris dan Glasgow Skotlandia.

Sementara itu Grup E semula dipusatkan di Bilbao Spanyol dan Dublin di Republik Irlandia tapi pada saat-saat terakhir dipindahkan ke Seville yang juga berada di Spanyol dan Saint Petersburg. Hal ini terjadi karena Bilbao dan Dublin tak bisa memperoleh izin pemerintah setempat untuk menerima kunjungan turis serta kemungkinan membuka stadion bagi ribuan orang. Sedangkan Grup F yang merupakan Grup Neraka berpusat di Munich Jerman dan Budapest Hungaria.

Olympic Stadium di Baku kemungkinan besar dipilih UEFA sebagai lokasi pertandingan Euro 2020 karena kapasitasnya yang mencapai 68.700 orang, stadion nomor empat terbesar dari 11 stadion tuan rumah turnamen ini. Seturut dengan situasi krisis saat ini, pemerintah Azerbaijan mengizinkan stadion dipenuhi sampai dengan 50 persen kapasitas penuhnya, berarti sekitar 34.350 orang. Namun hanya warga dari Italia, Turki, Wales dan Swiss yang diizinkan datang dan menjadi penonton di stadion ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *