Shin Tae-yong Vs Akira Nishino, Duel Pelatih Level Piala Dunia

  • Whatsapp


Kandidat pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong. [ROMAN KRUCHININ / AFP]

Bacaan Lainnya

GOAL.MY.ID – Duel GOAL.MY.ID Timnas Indonesia melawan Thailand dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia tak hanya mempertaruhkan harga diri kedua negara, tetapi juga pelatih kedua kesebelasan.

Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (3/6/2021) akan jadi pertemuan kedua Shin Tae-yong dengan Akira Nishino.

Pada perjumpaan pertama di babak 16 besar Liga Champions Asia pada 2010 silam, Shin Tae-yong sukses mengungguli Nishino, sebagaimana merujuk data Transfermarkt.

Saat itu Shin membawa timnnya, Seongnam Ilhwa Chunma menang 3-0 atas atas Gamba Osaka besutan Nishino.

Kemenangan 3-0 yang dicetak Mauricio Molina (dua gol) dan Song Ho Young itu, jadi satu-satunya pertemuan GOAL.MY.ID dua pelatih kawakan asal benua Asia tersebut.

Saat membesut Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018, Shin Tae-yong tidak mendapat kesempatan berjumpa Timnas Jepang besutan Nishino.

Pelatih Timnas Thailand, Akira Nishino. [CHALINEE THIRASUPA / AFP]

Di Piala Dunia 2018, Nishino terbilang lebih berprestasi dari Shin Tae-yong. Dia membawa Jepang lolos ke 16 besar, sementara Korea Selatan gagal lolos babak penyisihan grup.

Salah satu momen terbaik Shin saat membesut tim Negeri Ginseng di Piala Dunia 2018 adalah mengalahkan Timnas Jerman dengan skor 2-0.

Melihat rekam jejak kedua pelatih saat membesut Timnas masing-masing saat ini, Nishino lebih diunggulkan dari Shin.

Dalam tiga laga uji coba di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) kontra Oman, Tajikstan, dan Uzbekistan akhir bulan lalu, Thailand mencatatkan satu imbang dan dua kekalahan.

Sementara Timnas Indonesia selalu keok saat memainkan laga uji coba kontra Afghanistan (2-3), dan Oman (1-3) pada akhir Mei lalu.

Merujuk rekor pertemuan Timnas Indonesia vs Thailand pun, Shin Tae-yong tak diuntungkan. Dalam delapan pertemuan terakhir sejak 2016, skuad Garuda cuma menang dua kali dan sisanya kalah.

Bahkan kekalahan itu dicatatkan skuad Merah Putih dalam empat pertemuan terakhir, termasuk pada perjumpaan perdana di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada 10 September 2019.



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *